Feature news

Tingkatkan Traffic Dengan Faktor Kali


Siapa yang meragukan kedahsyatan faktor kali? Siapa yang menganggap remeh kehebatan penyebaran produk dengan pemasaran sistem Multi Level Marketing? Nah, saya ingin mencoba mengajak anda semua untuk memanfaatkan kedahsyatan faktor kali dan kecepatan penyebaran ini dalam bentuk backlink.
Caranya sangat mudah. Anda hanya perlu meletakkan link-link berikut ini di blog atau artikel Anda dengan cara copy-paste.

  1. Friendster
  2. Google
  3. Bisnis Online
  4. dimas0883 blogspot
  5. Freeware-Asik
  6. Uang otomatis
  7. Seti@wan Dirgant@Ra
  8. Arumsekartaji
  9. ANTaPhoenixers
  10. Padhang Bulan

Tapi ingat, sebelum anda meletakkan link diatas, anda harus menghapus peserta nomor 1 dari daftar. Sehingga semua peserta naik 1 level. Yang tadi nomor 2 jadi nomor 1, nomor 3 jadi 2, dst. Kemudian masukkan link anda sendiri di bagian paling bawah (nomor 10).

Jika tiap peserta mampu mengajak 5 orang saja, maka jumlah backlink yang akan didapat adalah:

Ketika posisi anda 10, jumlah backlink = 1
Posisi 9, jml backlink = 5
Posisi 8, jml backlink = 25
Posisi 7, jml backlink = 125
Posisi 6, jml backlink = 625
Posisi 5, jml backlink = 3,125
Posisi 4, jml backlink = 15,625
Posisi 3, jml backlink = 78,125
Posisi 2, jml backlink = 390,625
Posisi 1, jml backlink = 1,953,125

Dan semuanya menggunakan kata kunci yang anda inginkan. Dari sisi SEO anda sudah mendapatkan 1,953,125 backlink dan efek sampingnya jika pengunjung downline lalu mengklik link Anda itu, maka anda juga akan mendapatkan traffict tambahan.

Nah, silahkan copy paste artikel ini, dan hilangkan peserta nomor 1 lalu tambahkan link web anda di posisi 10. Ingat, Anda harus mulai dari posisi 10 agar hasilnya maksimal. Karena jika anda tiba2 di posisi 1, maka link anda akan hilang begitu ada yang masuk ke posisi 10. Nggak ada salahnya khan mencoba? Mari kita lihat bagaimana efeknya. BOOM! (Artikel ne import asli dari upline Lela)
*** * ***


Jangan segan donk jadi downline Lela, Lela ga' bakal nginjek ko'. Emm.., kasih comment juga, itung-itung nyoba keampuhan 'jurus dofollow'. Makasih.."


Print this post

Sincerely,
Padhang Bulan
Layla Signature
Learn more »

Dunia Maya, Dunia Global

Jalinan Persahabatan Dunia Maya



“Sambung-menyambung menjadi satu itulah Indonesia” kini mesti diubah liriknya, “sambung-menyambung menjadi satu itulah dunia maya.” Apartheid sudah mati, rasialisme, fanatisme ideology, ‘genderisme’ dan sejenisnya mesti dienyahkan untuk dapat berjiwa besar. Link-nya juga mesti diperluas tak hanya dari Sabang sampai Merauke tapi dari Merauke hingga Maroko.

Tentu saja dalam konteks membangun jalinan harmoni saling menghargai dan menjaga harkat-martabat masing-masing kelompok atau individu. Dunia maya membuka cakrawala luas nyaris tanpa sekat benua. Kecuali – mungkin- para penganut faham haukish. Atau orang yang suka bikin gara-gara dan sengaja menutup mata dari batas territorial Googleearth misalnya. Kayak Ambalat dan sekitarnya.


Implementasinya di dunia blogging, Lela coba belajar menghargai dan respect pada siapapun yang telah rela hati menghargai Lela dengan apapun bentuknya; award maupun pujian biasa. Apapun motifasinya Lela setuju pandangan kacamata rayband Ba’ Fia (sebagai insan pendidikan yang nb-nya akrab dengan rasio-analiktiko);

1. Persahabatan
2. Popularitas
3. Teknik SEO
4. Alternatif kebuntuan ide
5. Kehabisan uang

Bahkan dengan rela hati Lela telusuri asal-muasal penghargaan itu Lela terima demi terjalinnya sebuah persahabatan. Unsur-unsur subjektifitas tentu ada, dan – menurut Lela – itu manusiawi sekali. Tergantung kesan si penerima dan ketulusan si pemberi yang, lagi-lagi, tak lepas juga dari subjektifitas-pribadi.

Sungguh, tanpa mensub-ordinasikan kitab suci yang Lela yakini kebenarannya, mahabenar perumpamaan Ba’ Fia bahwa persahabatan bagai kepompong. Membuka luas tabir keterbatasan diri. Walau mesti dengan catatan: jangan kupu-kupu gajah yang munchul dari kepompong, karena dia predator. Jalinan persahabatan teramat membahagiakan terutama bagi Lela yang ‘terpasung’ dalam aturan-normatif kepesantrenan.

NORMA-ETIKA PERGAULAN


Tak hanya di dunia nyata saja perlu sopan-santun, ‘unggah-ungguh’ dalam bergaul. Di dunia mayapun demikian. Terkadang, keceplosan komentar ‘kurang pas’ dsc, kita bisa melukai perasaan seseorang. Apalagi yang sensitive. Walaupun itu terjadi di dunia maya tapi sakit hatinya krasa di dunia nyata!

Makanya, di kotak komentar Padhang Bulan, Lela tulis pesan nyomot, kayaknya, dari kitab suci: “Komentar yang bagus dan benar lebih baik dari sedekah yang menyinggung perasaan.”

Untunglah, walau dari tampang Lela kayaknya ketus dan sensitive, Lela tidak demikian. Lela cukup terlatih menghadapi orang dari pelbagai kalangan. Bahkan, belakangan, Lela ledek-ledekan cukup ‘parah’ dengan Eko Kristianto Tipspack. Dan balesannya 'parah' juga mesranya.
May the night keeps you save on its shoulder, 'till the light wishpers to wake you up.."

Lela disapa pake nada puisinya Sheila On-7, ‘kekasih gelapku’, dan seolah sedang bergelap-gelapan. Huh, menghanyutkan and bikin gelagapan!

Hari ini, 23/6 (12.00) disaat Lela nyempat-nyempatin belajar nulis ini (maklum.., bentar-bentar ngerjain ini-itu di rumah), Lela juga diledekin Ba’ Fia,

Fia al Kurosawa Said,
Selasa, Juni 23, 2009 9:29:00 AM
Mba' Lela aq terus terang ga suka kode2-an mending langsung ngomong ke orangnya? Ha ..? Salah komment.., maaf deh Mba', habis semalaman ga tidur 'banting tulang' buat bikin masakan rawon siang ini. He he, oh ya shoutmix-nya hilang yah??? Btw Pak Rosichin pulang kampong, Mba', dah kangen rupanya.. Hi-hi”

Lela langsung melunchur ke FAI UNISMA dan menjawab guyonan di shoutmix-nya,
Oh.., tidak apa2, saya juga tidak maen kode2an dg Ba' Fia. Malah Pal (maxud Lela: Pak, salah ketik) Rosichin minta sejumlah script ke Lela. Makanya, Lela tanya ke Ba' Fia selaku ke-
luarga besar UNISMA kalau2 tahu beliau di mana ko' ga' balas email Lela. Maunya bukan dibalas, cuma mau meyakinkan bahwa Lela udah kasih apa yg beliau
minta ke Lela. Dan di email itu, Lela minta maaf karena balesnya telat. Jadi mohon tidak salah interpretasi. Lela ga' maen2 kode2an (maen mata[?]), ..
Selamat masak rawon yg uenak, moga ga' kebanyakan garem, ntar yg ma-em jadi meringis.. (maaf, becanda). Makasih.."

Eh.., taunya Ba’ Fia balik lagi ke Lela. Klarifikasi:

Fia al Kurosawa Said,
Selasa, Juni 23, 2009 11:24:00 AM
Mba' Lela.., Fia itu sukanya guyon, Mba'. Semua yang aq tulis di blog manapun selalu bernuansa guyon, candatawa, barangkali gaya bahasanya yg terlalu resmi sehingga keliatan serius padahal aq guyon selalu.. . Btw, Pak Ros (panggilan akrab beliau ) itu idolanya para mahasiswa/i karena beliau itu akrab banget semua mahasiswa, rector. Bahkan tukang sapu juga suka bercanda dg beliau. Buktikan aja Mba' kata2 Fia bener apa ngga' kalo Pak Ros itu idola para mahasiswa, sungguh Mba'. Btw...met aktifitas aja, Mba' Lela.., mana shoutmix-nya?"


Na.., kan? Ba’ Fia sampe pulang-balik buat klarifikasi. Demi tetap harmonisnya persahabatan dunia maya ini. Lela geleng-geleng pas baca ‘klarifikasi’ Ba’ Fia. Sampe’ segitunya beliau jaga perasaan Lela.

SHOUTMIX DAN KOTAK KOMENTAR


Judul itu munchul terinspirasi tulisan Ba’ Fia dan sejumlah teman blogger yang ‘mempertanyakan’ raibnya shoutmix terhitung sejak kemarin, 22/6. Lela ga’ ambil pusing dengan konsekwensi pagerank blog Lela, yang – konsekwensi – itupun masih diperselisihkan di kalangan ‘ulama’ blogger. Bahkan, hakimnya para blogger berjuluk Hakim Tea pun ga’ kasih keputusan mana yang TERBAIK antara ‘aliran’ nofollow dan dofollow.

Shoutmix Lela ilangin, kecuali di Padhang Bulan dan Aremanita. Bukan maksud Lela mo ngrepotin dengan hanya nyisain Kotak Komentar. Lela cuma punya 2 tujuan:

1. Melalui kotak komentar, Lela pengen budayakan komentar yang baik, kritis, inovatif dst di kalangan para blogger dalam kerangka saling asah-asuh.
2. Lela pengen kasih linkback otomatis dari “system dofollow” yang sejak kemaren Lela berlakukan di blog Lela yang tanpa shoutmix.

Jadi.., buat teman-teman yang sekedar ‘say hello’ ke Lela, bisa ‘njujug’ di Padhang Bulan atau di Aremanita MulTiVision sambil nonton teve atau sinema. Sedang yang pengen koreksi, atau nambah-nambah informasi terkait artikel baiknya langsung di Kotak Komentar. Sedang hal-hal yang bukan konsumsi public baiknya masukin PO Box 7000 atau via email.

Oh, ya.. setahu Lela, Kotak Komentar itu menampung entri dengan sejumlah pilihan ID. Komentator dengan ID akun Blogger (Profile), sewaktu-waktu dapat menghapus komentarnya sendiri (mungkin karena disesali atau sebab lainnya). Untuk ID komentator yang pake url tidak bisa.

Shoutmix, Lela suka karena system previous-next-nya. Kita bisa telusuri ‘sejarah’ chat di situ tersimpan utuh sampai pamiliknya ganti shoutmix baru.

ANAK ANGKAT DISAYANG DOSEN


Di beberapa posting, kadang-kadang Lela suka ‘glantur’ cerita pribadi Lela. Na.., kini pun Lela pengen sedikit membuka diri biar sahabat Lela tahu lebih banyak tentang Lela. Lagian, ne ada hubungannya dengan komentar Ba’ Fia.

Selepas SD, Lela di’pingit’ di sebuah pesantren di Jawa Timur sampe tamat MTs (SLTP). Lela amat disayang Kiai-Bu Nyai hingga suatu saat Lela diakui sebagai putri angkatnya. Enak, bebas keluar masuk ndalem dan sering diajak pergi plus dapat tambahan uang saku.

Tamat SLTP, Lela dipindahin ke pesantren lain yang lebih maju dan modern. Di situ Lela jadi putri angkat lagi dan enak lagi. Tapi.., ada kendala. Putri pengasuh pesantren yang sekelas dengan Lela kurang sreg oleh keberadaan Lela. Karena, kala itu, salah seorang guru sekolah ada yang naksir Lela dan kebetulan disukai saudari angkat Lela.

Ga’ mau timbul perkara, Lela minta pindah mondok-sekolah. Lagi-lagi, di tempat yang baru juga diakui sebagai putri pengasuh pondok. Setamat dari situ Lela kembali ke pangkuan Ibunda, ga’ mondok lagi. Kuliah di sebuah universitas negeri tetangga “kampus hijau”. Na.., di situ, Lela ga’ diangkat anak tapi.. beberapa dosen punya interest-perhatian yang Lela rasa berlebih. Wah.., mujur banget, nilai Lela selalu aman dan bagus. Aturan tugas kuliah pun buat Lela jadi longgar.

Menginjak semester 3, Lela ngalami brokenheart. Terjadi ‘cekchot’ antara dosen dan teman kuliah, rebutan ‘belain’ Lela. Perlu waktu lama buat nyembuhin ‘penyakit’ yang Lela derita. Sampe-sampe, Abah datengin guru privat sekaligus guru spiritual (orang pintar) yang hingga kini terus membina Lela. Lela ngrasa cocok banget dengan guru yang satu ini, coz belajarnya banyak outbond (OMT), beberapa kali naik ke Bromo. Dari guru ini Lela belajar banyak falsafah hidup. Mulai prinsip-prinsip humanisme yang paling lembut hingga yang terkejam.

FALSAFAH HIDUP DAN FIKIH


Setiap insan terlahir merdeka dan berdaulat dengan kebebasan menentukan pilihan hidupnya untuk meraih bahagia secara bebas dan bertanggung jawab, kata guru Lela. Tanggung jawab itu terjalin karena adanya hubungan (seperti anak-ortu, guru-murid, dan sejoli cowo’-cewe’dalam ikatan janji).

Entah karena trauma masa lalu atau apa, Lela comot prinsip lebih baik dan terhormat mutusin dari pada diputusin. Lela berhenti kuliah, ninggalin 2 cowok yang sama-sama Lela sukai. Padahal, semester III, Lela ditawarin jadi asisten dosen pengampu Sastra Arab. Itulah yang Lela maksud prinsip kejam!

Ke depan, dalam rumah tangga pun Lela coba hayati dan pegang lirik lagu Lolita-Jangan Gila Donk. Lela ga’ akan terlalu ambil pusing dengan sakralitas pernikahan dengan segala dogma sekali seumur hidup. Bukan maunya pengen gonta-ganti, cuma antisipasi kalau-kalau terjadi ketidakcocokan. Bukankah dalam fikih, nikah masuk di bab mu’amalat?

Itu artinya, nikah diserupakan dengan jual beli dsj (dan segala jenisnya) dalam hal khiyar, harus saling sukarela, sepadan dst. Memang hak talak di tangan suami, tapi bukankah fikih juga menyediakan solusi fasakh bagi istri? Bukankah itu demi kebaikan dan kebahagiaan kedua belah fihak agar tidak ada yang terkorbankan? Lela suka pujian Pak Ros (bakal dosen baru Lela), Lela ga' kalah pretty ma Mano, katanya. Tapi Lela ga' suka ngalami nasib kayak Manohara! Masih kata Pak Ros, Lela katanya smart. Lela kira, smart itu berkah dari doa ortu plus 6 pasang orang tua angkat, 'gaulisme' dunia kasat-maya, dan para insan blogger yang Lela serap ilmunya tanpa mereka sadari.

THANKS 4U ALL


Hormat-ta'dhim Lela sampaikan dengan kerendahan hati kepada 3 inspirator terbitnya posting ini; 1) Fia Al Kurosawa; 2) Bpk. Rosichin Mansur dan 3) Sdr Eko Kristianto.

Mas Eko telah berikan banyak award buat Lela. Mulai yang sambung menyambung dari blog antah berantah hingga yang special-original.

Tipspack Said,
Minggu, Juni 21, 2009 12:41:00 AM

Kamu dapet AWARD dari aku. Mohon diterima ya... :)"


Tipspack Said,
Minggu, Juni 21, 2009 5:08:00 AM

Tak bisa ku ungkapkan dengan puisi, tetapi semuanya itu berasal dari dalam hati..."

Coba perhatikan rentang waktu Minggu, Juni 21, 2009 12:41:00 AM ke: Minggu, Juni 21, 2009 5:08:00 AM. Selama itu Mas Eko membuat kreasi award-nya sendiri hanya buat Lela dan http://andiebuytank.blogspot.com.

Gini critanya, kalo terjaga dari bobo', Lela suka ngidupin komputer barang sejenak, ngilangin sepi dan rasa takut mau ke kamar kechil. Na.., tengah malem itu Lela dapet pesen Mas Ko katanya ngasih award. Lela melunchur dam ambil, dengan pesen: Lela suka yang original. Kata Seri Bahasa (bukan peribahasa), "hantaran orang tak baek dihantarkan balik ke orang lain". Maunya Lela, kalo bisa bikin sendiri baiknya terima award dari orang lain dengan segala penghargaan dan keharusannya mencantumkan link url-nya, terus kasih award sendiri buat bagi-bagi ke orang lain dengan kelaziman yang sama.

Oleh karena itu, Lela koleksi award dari siApapun. Tapi Lela buat award sendiri buat sahabat-sahabat terkasih Lela. Kalau suka silakan pilih, yang manapun! Yang depan maupun belakang. Kechuali nomor 2 dari bawah sendiri, boleh ambil yang depan jangan yang belakang, kata Mas Ko special buat Lela. Yang paling bawah BOLEH ambil belakangnya saja.

Seorang sahabat, Antaphoenix, tanya begini:
Bolehkah bertanya,"what the different between" PUNYA dan MEMILIKI. Expl : "Saya punya HP" dan "Saya Memiliki HP" Hey Lela "the kunjungers". Thx All"


Jawabnya: Semua award itu koleksi punya Lela, sedang PB Award milik Lela. Kirata bahasa kayak begini kurang dihayati umumnya oleh pejabat, makanya mereka jadi susah banget nglepas jabatannya. Mestinya jabatan dipegang di tangan jadi gampang nglepasin, kalo nancep dalam hati bisa-bisa operasi atau butuh rehabilitasi mental![]

"Ambil depan dan belakangnya sama oke.."


"Ambil depan dan belakangnya sama oke.."


"Ambil depan dan belakangnya sama oke.."


"Ambil depan JANGAN belakangnya.."


"AMBIL belakangnya jangan yang di depan.. (Klik kanan mouse, ikuti petunjuknya langsung copy via Gigya)"

Melalui tradisi anugerah award ini, Lela sampaikan penghargaan dan terima kasih tentu saja buat Mas Eko (http://tipspack.blogspot.com). Kemudian buat: Ayunda (http://hacker-music.blogspot.com) dan Mas Andie (http://andiebuytank.blogspot.com). Selanjutnya kepada pemilik blog papan atas berikut ini:

# http://hanyacatatanbiasa.blogspot.com
# http://www.primebound.tk
# http://nono-zone.tk
# http://belajarbisnismania.blogspot.com
# http://agusfauzy.co.cc
# http://put3zone.blogspot.com
# http://riaadria.blogspot.com
# http://apocalytyo.blogspot.com
# http://avivblog.co.cc
# http://evyliahardy.blogspot.com
# http://dominiquekingdom.blogspot.com

Tak Lupa kepada: Seri Bahasa (http://seribahasa.blogspot.com/), selaku pengawal bahasa Melayu. Juga buat adek manis dari Purwokerto, Chichit (http://www.iseng-serius.co.cc/)

Lela senang kenal dan bersahabat dengan kalian. Lela bangga disandingkan dengan blog-blog keren kalian. Walau blog Lela teramat "ndesonya", Lela harap kalian tidak risih berteman dengan Lela. Lela kasih PB Award buat kalian sebagai tanda persahabatan, moga berkenan menerima..

==============

NB:


Makasih semuanya.. Mohon maaf bila Lela ada dosa pada kalian semuanya.


Print this post

Sincerely,
Padhang Bulan
Layla Signature
Learn more »

Blogger Link Satu Halaman

“Pagi, Lela.. Wah, makin banyak bintang yang bertaburan. Halah, masih ga bisa nih bikin puisi... Maksudnya, asesories blognya...”

Itulah sapa khas Mas Ko. Itu artinya Mas Ko nyuruh Lela aja yang posting kode “go to”. Maklum, Mas Ko banyak kerjaan di kantor. Na.., kalo kerjaan kantor ada yang belom kelar, biasanya badannya suka ajeb-ajeb ga’ karuan gitu. Tapi kalo ‘dah ngadep laptop dan OL, bisa betah sampe semaleman. Sarapan paginya malah sampe dianterin ke kamar yang.. ampyuuun berantakan! Habis sarapan, paling-paling ngloyor ogah-ogahan buat manasin motor, trus balik lagi ngukur panjang-lebar kasur seharian. Huh!

Pernah Lela cek malem-malem, sekali tempo ketiduran berbantal lengan di atas keyboard. Trus Lela perhatiin monitor penuh dengan kode-kode:

Jfjwegl’lr ‘o fkeifk43258==v =09iv m 0664v 89 3552164#$$ $R*)!+ %$# msd jrj 245bn@ 244#$U 2164#$$ $R*)!+ %$# msd jrj 245bn@ 244#$U
=v =09iv m 0 Jfjwegl’lr ‘o fkeifk43258= fkeifk43258==v =09iv m 0664v 89 3552164#$$ $R*)!+ fkeifk43258==v =09iv

Tapi.., sekilas aja Lela dah ngerti itu bukan kode javascript/HTML. Ga’ ada kode buka(<)–tutup(/>)nya. Umumnya kan.., di tata letak Edit HTML kita akrab dengan semisal: <body>. Na.., kode ne: <a name='Atas'/> letakin di bawahnya. Trus.., pasang kode:
<a href='#Atas'> Naik ke punchak</a>
dalam posting (entri blog) di posisi manapun kita mau, maka klik:
mengantarkan kita langsung ke puncak blog.

“Naik ke punchak” bisa diubah (bukan dirubah, karena rubah nama binatang) dengan url image tertentu jika mau. Misalnya tanda panah. (Emm.., Lela jadi ingat ledekan Mas Ko, 15/6 ybl, “Kini, akan kulepaskan anak panahku tepat di hatimu.. ” Mas Ko bikin Lela jengah aja).

Atau.., pake cara kedua, lebih praktis. Bisa langsung pasang kode di dalam posting tanpa pasang kode apa-apa di layout Edit HTML. Langsung paste di entri blog (tentunya di bagian bawah, karena fungsinya kan mau naik ke puncak secepat kilat). Ne kodenya:

<div class="toplink" align="right"><a href="#">Top of page <img alt="Up" src="http://g.imagehost.org/0497/arrow_2.jpg" width="13" height="12" border="0"></a></div>


Kode “#” itulah yang jadi rujukan dan membawa kita ke puncak blog. Ubah kode “#” menjadi: “post”, maka kita akan dinaekkan hanya sampai di title-judul posting.

Cobalah ubah-ubah dengan kode rujukan lainnya, misalnya “comment” dsb. Kata Mas Ko, dengan banyak eksperimen, makin banyak pengalaman dan pengetahuan. Coba klik tanda panah tuh..

*** * ***

Jadi ingat Mas Ko Lagi ne.. Atau jangan-jangan.., sederetan huruf dan symbol yang tampaknya ga' beraturan di atas tuh bahasa sandi untuk komunikasi dengan "yang lain" agar ga' bisa difahami Lela[?] Ah.., Lela ko' jadi lebih seneng kalo dugaan Lela salah. Dari pada ada yang laen, Lela lebih milih dugaan bahwa sederetan kalimat itu mungkin bahasa komunikasi dengan dunia mistis dengan selubung tebal aura narcis-nya. Moga2 aja..[]
*** * ***

Seti@wan Dirgant@Ra Said,
Jumat, Juni 19, 2009 6:30:00 AM

Saya lebih tertarik dengan kode pertama, kayaknya ada misteri di balik itu karena ada beberapa angka yang berulang.


ɐႨәႨ ɹnu menjawab,
Jumat, Juni 19, 2009 21:30:00 AM

Oh.., Pak Guru Amriawan salah kira, ternyata 'kode-sandi' itu munchul di monitor karena kepencet lengan Mas Ko di atas keyboard ditambah ketindih wajahnya yang telungkup di situ.. Gitu loh ceritanya..


Beyond Mind




memang sakit diputusin
tapi jangan dipikirin
cari aja cowok lain
biar enggak nyiksa batin

sungguh jangan dilamunin
nanti kamu tambah pusing
bisa-bisa kamu gila
gara-gara mikirin dia

jangan gila dong
cowok bukan dia aja

jangan gila dong
masih banyak yang lainnya

jangan gila dong
malu sama kuching garong

jangan gila dong
masih banyak yang berondong

jangan gila donk..
jangan gila donk..


"When I loved myself enough"



Print this post

Sincerely,
Padhang Bulan
Layla Signature
Learn more »

Atas-Bawah Oke Saja

Tidak semua blogger kreatif utak-atik html/java script codes. Sebagian dari mereka lebih mengutamakan isi (entri) ketimbang ‘sekedar’ asesoris. Persoalannya ketika sebuah posting terbilang panjang (melebihi standard 700 word), kadang kita butuh cepat kembali ke atas atau ke bawah entri untuk (maaf) mlototin yang kita perlukan.


Untuk yang pengen meluncur-terjun langsung ke bawah, silakan kopi kode berikut ini. Hanya saja, Lela tidak sediakan url image-nya dengan harapan Anda bikin sendiri sesuai selera Anda. Lela tak ingin memasung potensi-kreatif yang sebenarnya dimiliki setiap individu dengan model siap saji . Terlebih lagi, ikon yang tersedia, bila terlalu banyak yang pakai akan munchul agak lambat, buktikan dengan ikon yang privat.

Kode untuk ‘terjun bebas’ ini diletakkan di bawah: </b:section> yang pertama Anda jumpai, paling atas.

<a href='#comments' style='display:scroll;position:fixed;top:275px;right:5px;' title='Komentar, ah..'><img src='http://terjun-bebas.gif'/></a>
<br/>
<br/>
<br/>
<a href='#footer' style='display:scroll;position:fixed;top:5px;right:5px;' title='Go to Bottom'><img src='http://senyam-senyum.png'/></a>


Ganti url blink di atas dengan tanda panah mengarah ke bawah misalnya. Dan ikon itulah yang berfungsi melunchurkan page-halaman langsung ke footer (catatan kaki). Sedang untuk url kedua, di bawahnya hanya penarik perhatian. Namun.., bila dikehendaki, boleh saja dikasih rujukan ke kotak komentar misalnya (choba klik, na.. langsung ke komentar kan?).

Yang berminat ‘terjun-bebas’ silakan copy kode modifikasi Lela di atas. Bila pengen kode yang melunchur ke atas silakan ambil di Tipspack. Lela sekedar melengkapi saja postingan Mas Ko yang Lela rasa ‘tanggung”*. Lela pengen sesuatu itu tuntas, posting sebelum ini misalnya Lela revisi sampai tiga kali dalam rentang (interval) waktu 48 jam sebagaimana Lela janjikan.

Harap tidak ada interpretasi yang bukan-bukan. Walau posting ini melengkapi posting Mas Ko, tapi Lela vs Mas Ko tidak ada MoU (nota kesepahaman/kesepakatan) apapun selain sekedar saling ledek. Master Ko ibarat mentari, Lela bulannya (Master Jakabanda suka nyebut Lela: Rembulan). Kodrat alamnya, bulan sekedar memantulkan energy cahaya matahari. Makasih..

*) "Telanjur basah ya sudah mandi sekali.." [Meggy Z(?)] (Bahasa Indonesia yang benar adalah “telanjur”, bukan “terlanjur” dari kata dasar “lanjur”)

Di kode Lela di atas, Lela kasih 'bonus' buat nambahin 'pengalih perhatian', sesuatu yang ga' diberikan oleh Mas Ko. Lela cuma pengen jadi orang yang kalau dibaikin maka dia ngasih kebaikan lebih. Kayaknya, agama ngajarin gitu..[?]
*** * ***

Tingkatkan Kreatifitas


Sebagian orang suka blog yang simpel, tidak banyak assesories maupun widget. Mereka biasanya kalangan akademisi dengan artikel-artikel yang panjang ulasannya. Mengaplikasikan kode di atas pada halaman tertentu saja bagi mereka lebih disukai. Di WordPress, itu disebut link satu halaman dengan memasang kode "anchor name" yang bisa diaplikasikan tidak hanya buat fungsi "go to" up/bottom, tapi bisa ke manapun baris kalimat yang hendak dituju. Sayangnya, di Blogger ga' bisa. Lihak contoh "Kembali Ke Puncak" di sini. Jangan suka ada di bawah, "Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah".

Untuk yang belum berhasil memodifikasinya, silakan tengok-tengok di Tipspack. Lela tak ingin mendahului Mas Ko "Tipspack". Kecuali jika di Mas Ko ga' ada dan Anda minta ke Lela, tentu dengan senang hati Lela kasih..[]


Print this post

Sincerely,
Padhang Bulan
Layla Signature
Learn more »