Feature news

Tampilkan postingan dengan label Friendship Award. Tampilkan semua postingan

Terima Kasih Semuanya


http://amriawan.blogspot.com

Seti@wan Dirgant@Ra
"Fatamorgana tak pernah nyata.."


* Jenis Kelamin: Pria
* Tanda Astrologi: Cancer
* Industri: Pendidikan
* Jabatan: Guru
* Lokasi: Soppeng : Sulawesi Selatan : Indonesia

*** * ***


Juga kepada Sahabat Pena
"Seniman dari kediri bershio kambing, suka olah gambar. Foto dirinya bisa kedip-kedip"
(http://www.agusfauzy.com/) dari Kediri (kalo ga' salah). Beliau mahir dan hoby gambar. Lela terkagum-kagum pada gampar profile-nya yang bisa kedip-kedip.
*** * ***

Makasih juga buat: Andiebuytank yang bahasanya masih belum sepenuhnya Lela fahami. Pastinya.., dia amat humoris. Senang berteman dengan kamu.

Award dari: http://andiebuytank.blogspot.com/

andiebuytank
"Ngakunya "Buy Tank" tapi dia tak pernah beli tank.. Bagaimana mau beli kalo dirinya aja dijual? (Becanda loh, ga' boleh marah, ya..)"


"Lela usung juga tank-nya.."

*** * ***

Eko Kristianto Tipspak
"Makasih, nie award ke berapa Lela lupa.., 2075 kita semua dah jadi tuwir."


Award dari: http://tipspack.blogspot.com/


* Jenis Kelamin: Pria
* Industri: Pendidikan
* Lokasi: Jakarta : Indonesia
* Daftar Keinginan: Jadi "tipspacker sejati" alias jadi diri sendiri


*** * ***


http://eko-wijayanto.blogspot.com/
(Beri sentuhan mouse ke wajahnya biar lebih kliatan ganteng.)

Cowo' yang getol "belajar cari tahu", so.. ga' mau ngajari. Lela pernah minta diajari efek zoom yang kini Lela terapkan di foto dirinya sendiri, tapi Lela dikasih "Funky Zoom" tanpa petunjuk yang cukup. Hikmah yang Lela ambil adalah tambah pengalaman dan kepuasan dari jerih payah mikir dan cari-cari sendiri, hingga ketemu yang lain-lain. Dynamic Drive telah menyediakan lebih dari cukup buat modifikasi blog dengan "personalizing" seluas-luasnya yang di"bolehin" Blogger/Blogspot. I Love BlogSpot.
*** * ***

Lela juga pengen nyapa temen-temen baru Lela. Lela absen satu-satu berikut ini:

1) Novian Hari Setiyoadi


Novian Hari Setiyoadi's Facebook profile



http://www.novian.biz/
"Moga keLULUSan adik bisa mengantarkan ke pintu gerbang masa depan yang gemilang. Yakinlah, kejujuran pasti berbuah manis. Jangan ikutan "keculasan" anak-anak sekolah yang suka contekan."

*** * ***

2) Fales


'Cah Jogja ngaku bernama fales tapi suka nyanyian alam. Kayak apa ya, nyanyian alam dengan suara fales tanpa "iwan"? Lela jadi pengen denger senandungnya, emm..

http://gatalgatal.blogspot.com/
(Resiko 'berkencan' dengan alam bebas adalah kena sentuhan atau goresan tanaman liar penyebab "gatal-gatal". Garuk dengan mouse.)

*** * ***

3) Fredy Ngahu (http://www.fredyngahu.co.cc/)



* Umur: 19
* Jenis Kelamin: Pria
* Tanda Astrologi: Aquarius
* Shio: Ular
* Industri: Pelajar
* Jabatan: Mahasiswa Arsitektur UNDIP
* Lokasi: Semarang : Jawa Tengah : Indonesia

*** * ***

4) Ardemaniacs (http://www.are-theman.co.cc/)



http://www.blogcontest-arde.co.cc/

*** * ***

5) Adrianz Blacklist
"Tukang bongkar pasang template blog 'semau gue', bisa belajar bikin template pribadi dari dia bila suka."

http://genxtemplate.blogspot.com/


Salam persahabatan buat kalian semua, dari kalian Lela banyak belajar. Terima kasih buat kalian semua. Lela mohon maaf, belum bisa beramah tamah semestinya dengan kalian. Salah seorang anggota keluarga Lela meninggal pas seminggu Lalu. Bukan Lela enggan menjawab sapa kalian di shoutmix maupun kotak komentar. Bukan pula Lela tidak senang menerima award (penghargaan) yang kalian berikan."

Learn more »

Dunia Maya, Dunia Global

Jalinan Persahabatan Dunia Maya



“Sambung-menyambung menjadi satu itulah Indonesia” kini mesti diubah liriknya, “sambung-menyambung menjadi satu itulah dunia maya.” Apartheid sudah mati, rasialisme, fanatisme ideology, ‘genderisme’ dan sejenisnya mesti dienyahkan untuk dapat berjiwa besar. Link-nya juga mesti diperluas tak hanya dari Sabang sampai Merauke tapi dari Merauke hingga Maroko.

Tentu saja dalam konteks membangun jalinan harmoni saling menghargai dan menjaga harkat-martabat masing-masing kelompok atau individu. Dunia maya membuka cakrawala luas nyaris tanpa sekat benua. Kecuali – mungkin- para penganut faham haukish. Atau orang yang suka bikin gara-gara dan sengaja menutup mata dari batas territorial Googleearth misalnya. Kayak Ambalat dan sekitarnya.


Implementasinya di dunia blogging, Lela coba belajar menghargai dan respect pada siapapun yang telah rela hati menghargai Lela dengan apapun bentuknya; award maupun pujian biasa. Apapun motifasinya Lela setuju pandangan kacamata rayband Ba’ Fia (sebagai insan pendidikan yang nb-nya akrab dengan rasio-analiktiko);

1. Persahabatan
2. Popularitas
3. Teknik SEO
4. Alternatif kebuntuan ide
5. Kehabisan uang

Bahkan dengan rela hati Lela telusuri asal-muasal penghargaan itu Lela terima demi terjalinnya sebuah persahabatan. Unsur-unsur subjektifitas tentu ada, dan – menurut Lela – itu manusiawi sekali. Tergantung kesan si penerima dan ketulusan si pemberi yang, lagi-lagi, tak lepas juga dari subjektifitas-pribadi.

Sungguh, tanpa mensub-ordinasikan kitab suci yang Lela yakini kebenarannya, mahabenar perumpamaan Ba’ Fia bahwa persahabatan bagai kepompong. Membuka luas tabir keterbatasan diri. Walau mesti dengan catatan: jangan kupu-kupu gajah yang munchul dari kepompong, karena dia predator. Jalinan persahabatan teramat membahagiakan terutama bagi Lela yang ‘terpasung’ dalam aturan-normatif kepesantrenan.

NORMA-ETIKA PERGAULAN


Tak hanya di dunia nyata saja perlu sopan-santun, ‘unggah-ungguh’ dalam bergaul. Di dunia mayapun demikian. Terkadang, keceplosan komentar ‘kurang pas’ dsc, kita bisa melukai perasaan seseorang. Apalagi yang sensitive. Walaupun itu terjadi di dunia maya tapi sakit hatinya krasa di dunia nyata!

Makanya, di kotak komentar Padhang Bulan, Lela tulis pesan nyomot, kayaknya, dari kitab suci: “Komentar yang bagus dan benar lebih baik dari sedekah yang menyinggung perasaan.”

Untunglah, walau dari tampang Lela kayaknya ketus dan sensitive, Lela tidak demikian. Lela cukup terlatih menghadapi orang dari pelbagai kalangan. Bahkan, belakangan, Lela ledek-ledekan cukup ‘parah’ dengan Eko Kristianto Tipspack. Dan balesannya 'parah' juga mesranya.
May the night keeps you save on its shoulder, 'till the light wishpers to wake you up.."

Lela disapa pake nada puisinya Sheila On-7, ‘kekasih gelapku’, dan seolah sedang bergelap-gelapan. Huh, menghanyutkan and bikin gelagapan!

Hari ini, 23/6 (12.00) disaat Lela nyempat-nyempatin belajar nulis ini (maklum.., bentar-bentar ngerjain ini-itu di rumah), Lela juga diledekin Ba’ Fia,

• Fia al Kurosawa Said,
Selasa, Juni 23, 2009 9:29:00 AM
Mba' Lela aq terus terang ga suka kode2-an mending langsung ngomong ke orangnya? Ha ..? Salah komment.., maaf deh Mba', habis semalaman ga tidur 'banting tulang' buat bikin masakan rawon siang ini. He he, oh ya shoutmix-nya hilang yah??? Btw Pak Rosichin pulang kampong, Mba', dah kangen rupanya.. Hi-hi”

Lela langsung melunchur ke FAI UNISMA dan menjawab guyonan di shoutmix-nya,
Oh.., tidak apa2, saya juga tidak maen kode2an dg Ba' Fia. Malah Pal (maxud Lela: Pak, salah ketik) Rosichin minta sejumlah script ke Lela. Makanya, Lela tanya ke Ba' Fia selaku ke-
luarga besar UNISMA kalau2 tahu beliau di mana ko' ga' balas email Lela. Maunya bukan dibalas, cuma mau meyakinkan bahwa Lela udah kasih apa yg beliau
minta ke Lela. Dan di email itu, Lela minta maaf karena balesnya telat. Jadi mohon tidak salah interpretasi. Lela ga' maen2 kode2an (maen mata[?]), ..
Selamat masak rawon yg uenak, moga ga' kebanyakan garem, ntar yg ma-em jadi meringis.. (maaf, becanda). Makasih.."

Eh.., taunya Ba’ Fia balik lagi ke Lela. Klarifikasi:

• Fia al Kurosawa Said,
Selasa, Juni 23, 2009 11:24:00 AM
Mba' Lela.., Fia itu sukanya guyon, Mba'. Semua yang aq tulis di blog manapun selalu bernuansa guyon, candatawa, barangkali gaya bahasanya yg terlalu resmi sehingga keliatan serius padahal aq guyon selalu.. . Btw, Pak Ros (panggilan akrab beliau ) itu idolanya para mahasiswa/i karena beliau itu akrab banget semua mahasiswa, rector. Bahkan tukang sapu juga suka bercanda dg beliau. Buktikan aja Mba' kata2 Fia bener apa ngga' kalo Pak Ros itu idola para mahasiswa, sungguh Mba'. Btw...met aktifitas aja, Mba' Lela.., mana shoutmix-nya?"


Na.., kan? Ba’ Fia sampe pulang-balik buat klarifikasi. Demi tetap harmonisnya persahabatan dunia maya ini. Lela geleng-geleng pas baca ‘klarifikasi’ Ba’ Fia. Sampe’ segitunya beliau jaga perasaan Lela.

SHOUTMIX DAN KOTAK KOMENTAR


Judul itu munchul terinspirasi tulisan Ba’ Fia dan sejumlah teman blogger yang ‘mempertanyakan’ raibnya shoutmix terhitung sejak kemarin, 22/6. Lela ga’ ambil pusing dengan konsekwensi pagerank blog Lela, yang – konsekwensi – itupun masih diperselisihkan di kalangan ‘ulama’ blogger. Bahkan, hakimnya para blogger berjuluk Hakim Tea pun ga’ kasih keputusan mana yang TERBAIK antara ‘aliran’ nofollow dan dofollow.

Shoutmix Lela ilangin, kecuali di Padhang Bulan dan Aremanita. Bukan maksud Lela mo ngrepotin dengan hanya nyisain Kotak Komentar. Lela cuma punya 2 tujuan:

1. Melalui kotak komentar, Lela pengen budayakan komentar yang baik, kritis, inovatif dst di kalangan para blogger dalam kerangka saling asah-asuh.
2. Lela pengen kasih linkback otomatis dari “system dofollow” yang sejak kemaren Lela berlakukan di blog Lela yang tanpa shoutmix.

Jadi.., buat teman-teman yang sekedar ‘say hello’ ke Lela, bisa ‘njujug’ di Padhang Bulan atau di Aremanita MulTiVision sambil nonton teve atau sinema. Sedang yang pengen koreksi, atau nambah-nambah informasi terkait artikel baiknya langsung di Kotak Komentar. Sedang hal-hal yang bukan konsumsi public baiknya masukin PO Box 7000 atau via email.

Oh, ya.. setahu Lela, Kotak Komentar itu menampung entri dengan sejumlah pilihan ID. Komentator dengan ID akun Blogger (Profile), sewaktu-waktu dapat menghapus komentarnya sendiri (mungkin karena disesali atau sebab lainnya). Untuk ID komentator yang pake url tidak bisa.

Shoutmix, Lela suka karena system previous-next-nya. Kita bisa telusuri ‘sejarah’ chat di situ tersimpan utuh sampai pamiliknya ganti shoutmix baru.

ANAK ANGKAT DISAYANG DOSEN


Di beberapa posting, kadang-kadang Lela suka ‘glantur’ cerita pribadi Lela. Na.., kini pun Lela pengen sedikit membuka diri biar sahabat Lela tahu lebih banyak tentang Lela. Lagian, ne ada hubungannya dengan komentar Ba’ Fia.

Selepas SD, Lela di’pingit’ di sebuah pesantren di Jawa Timur sampe tamat MTs (SLTP). Lela amat disayang Kiai-Bu Nyai hingga suatu saat Lela diakui sebagai putri angkatnya. Enak, bebas keluar masuk ndalem dan sering diajak pergi plus dapat tambahan uang saku.

Tamat SLTP, Lela dipindahin ke pesantren lain yang lebih maju dan modern. Di situ Lela jadi putri angkat lagi dan enak lagi. Tapi.., ada kendala. Putri pengasuh pesantren yang sekelas dengan Lela kurang sreg oleh keberadaan Lela. Karena, kala itu, salah seorang guru sekolah ada yang naksir Lela dan kebetulan disukai saudari angkat Lela.

Ga’ mau timbul perkara, Lela minta pindah mondok-sekolah. Lagi-lagi, di tempat yang baru juga diakui sebagai putri pengasuh pondok. Setamat dari situ Lela kembali ke pangkuan Ibunda, ga’ mondok lagi. Kuliah di sebuah universitas negeri tetangga “kampus hijau”. Na.., di situ, Lela ga’ diangkat anak tapi.. beberapa dosen punya interest-perhatian yang Lela rasa berlebih. Wah.., mujur banget, nilai Lela selalu aman dan bagus. Aturan tugas kuliah pun buat Lela jadi longgar.

Menginjak semester 3, Lela ngalami brokenheart. Terjadi ‘cekchot’ antara dosen dan teman kuliah, rebutan ‘belain’ Lela. Perlu waktu lama buat nyembuhin ‘penyakit’ yang Lela derita. Sampe-sampe, Abah datengin guru privat sekaligus guru spiritual (orang pintar) yang hingga kini terus membina Lela. Lela ngrasa cocok banget dengan guru yang satu ini, coz belajarnya banyak outbond (OMT), beberapa kali naik ke Bromo. Dari guru ini Lela belajar banyak falsafah hidup. Mulai prinsip-prinsip humanisme yang paling lembut hingga yang terkejam.

FALSAFAH HIDUP DAN FIKIH


Setiap insan terlahir merdeka dan berdaulat dengan kebebasan menentukan pilihan hidupnya untuk meraih bahagia secara bebas dan bertanggung jawab, kata guru Lela. Tanggung jawab itu terjalin karena adanya hubungan (seperti anak-ortu, guru-murid, dan sejoli cowo’-cewe’dalam ikatan janji).

Entah karena trauma masa lalu atau apa, Lela comot prinsip lebih baik dan terhormat mutusin dari pada diputusin. Lela berhenti kuliah, ninggalin 2 cowok yang sama-sama Lela sukai. Padahal, semester III, Lela ditawarin jadi asisten dosen pengampu Sastra Arab. Itulah yang Lela maksud prinsip kejam!

Ke depan, dalam rumah tangga pun Lela coba hayati dan pegang lirik lagu Lolita-Jangan Gila Donk. Lela ga’ akan terlalu ambil pusing dengan sakralitas pernikahan dengan segala dogma sekali seumur hidup. Bukan maunya pengen gonta-ganti, cuma antisipasi kalau-kalau terjadi ketidakcocokan. Bukankah dalam fikih, nikah masuk di bab mu’amalat?

Itu artinya, nikah diserupakan dengan jual beli dsj (dan segala jenisnya) dalam hal khiyar, harus saling sukarela, sepadan dst. Memang hak talak di tangan suami, tapi bukankah fikih juga menyediakan solusi fasakh bagi istri? Bukankah itu demi kebaikan dan kebahagiaan kedua belah fihak agar tidak ada yang terkorbankan? Lela suka pujian Pak Ros (bakal dosen baru Lela), Lela ga' kalah pretty ma Mano, katanya. Tapi Lela ga' suka ngalami nasib kayak Manohara! Masih kata Pak Ros, Lela katanya smart. Lela kira, smart itu berkah dari doa ortu plus 6 pasang orang tua angkat, 'gaulisme' dunia kasat-maya, dan para insan blogger yang Lela serap ilmunya tanpa mereka sadari.

THANKS 4U ALL


Hormat-ta'dhim Lela sampaikan dengan kerendahan hati kepada 3 inspirator terbitnya posting ini; 1) Fia Al Kurosawa; 2) Bpk. Rosichin Mansur dan 3) Sdr Eko Kristianto.

Mas Eko telah berikan banyak award buat Lela. Mulai yang sambung menyambung dari blog antah berantah hingga yang special-original.

Tipspack Said,
Minggu, Juni 21, 2009 12:41:00 AM

Kamu dapet AWARD dari aku. Mohon diterima ya... :)"


Tipspack Said,
Minggu, Juni 21, 2009 5:08:00 AM

Tak bisa ku ungkapkan dengan puisi, tetapi semuanya itu berasal dari dalam hati..."

Coba perhatikan rentang waktu Minggu, Juni 21, 2009 12:41:00 AM ke: Minggu, Juni 21, 2009 5:08:00 AM. Selama itu Mas Eko membuat kreasi award-nya sendiri hanya buat Lela dan http://andiebuytank.blogspot.com.

Gini critanya, kalo terjaga dari bobo', Lela suka ngidupin komputer barang sejenak, ngilangin sepi dan rasa takut mau ke kamar kechil. Na.., tengah malem itu Lela dapet pesen Mas Ko katanya ngasih award. Lela melunchur dam ambil, dengan pesen: Lela suka yang original. Kata Seri Bahasa (bukan peribahasa), "hantaran orang tak baek dihantarkan balik ke orang lain". Maunya Lela, kalo bisa bikin sendiri baiknya terima award dari orang lain dengan segala penghargaan dan keharusannya mencantumkan link url-nya, terus kasih award sendiri buat bagi-bagi ke orang lain dengan kelaziman yang sama.

Oleh karena itu, Lela koleksi award dari siApapun. Tapi Lela buat award sendiri buat sahabat-sahabat terkasih Lela. Kalau suka silakan pilih, yang manapun! Yang depan maupun belakang. Kechuali nomor 2 dari bawah sendiri, boleh ambil yang depan jangan yang belakang, kata Mas Ko special buat Lela. Yang paling bawah BOLEH ambil belakangnya saja.

Seorang sahabat, Antaphoenix, tanya begini:
Bolehkah bertanya,"what the different between" PUNYA dan MEMILIKI. Expl : "Saya punya HP" dan "Saya Memiliki HP" Hey Lela "the kunjungers". Thx All"


Jawabnya: Semua award itu koleksi punya Lela, sedang PB Award milik Lela. Kirata bahasa kayak begini kurang dihayati umumnya oleh pejabat, makanya mereka jadi susah banget nglepas jabatannya. Mestinya jabatan dipegang di tangan jadi gampang nglepasin, kalo nancep dalam hati bisa-bisa operasi atau butuh rehabilitasi mental![]

"Ambil depan dan belakangnya sama oke.."


"Ambil depan dan belakangnya sama oke.."


"Ambil depan dan belakangnya sama oke.."


"Ambil depan JANGAN belakangnya.."


"AMBIL belakangnya jangan yang di depan.. (Klik kanan mouse, ikuti petunjuknya langsung copy via Gigya)"

Melalui tradisi anugerah award ini, Lela sampaikan penghargaan dan terima kasih tentu saja buat Mas Eko (http://tipspack.blogspot.com). Kemudian buat: Ayunda (http://hacker-music.blogspot.com) dan Mas Andie (http://andiebuytank.blogspot.com). Selanjutnya kepada pemilik blog papan atas berikut ini:

# http://hanyacatatanbiasa.blogspot.com
# http://www.primebound.tk
# http://nono-zone.tk
# http://belajarbisnismania.blogspot.com
# http://agusfauzy.co.cc
# http://put3zone.blogspot.com
# http://riaadria.blogspot.com
# http://apocalytyo.blogspot.com
# http://avivblog.co.cc
# http://evyliahardy.blogspot.com
# http://dominiquekingdom.blogspot.com

Tak Lupa kepada: Seri Bahasa (http://seribahasa.blogspot.com/), selaku pengawal bahasa Melayu. Juga buat adek manis dari Purwokerto, Chichit (http://www.iseng-serius.co.cc/)

Lela senang kenal dan bersahabat dengan kalian. Lela bangga disandingkan dengan blog-blog keren kalian. Walau blog Lela teramat "ndesonya", Lela harap kalian tidak risih berteman dengan Lela. Lela kasih PB Award buat kalian sebagai tanda persahabatan, moga berkenan menerima..

==============

NB:


Makasih semuanya.. Mohon maaf bila Lela ada dosa pada kalian semuanya.


Print this post

Sincerely,
Padhang Bulan
Layla Signature
Learn more »

Award Tiga Empat


AWARD KE- 3&4

~~Begin Copy~~





This award is given by “Tipspack”.
http://tipspack.blogspot.com
(Change to Blogger who gave you the award)

“Tipspack” is awarded to me:
http://lailatul-budur.blogspot.com
(Put your blog URL here)

Award yang ini baru yang ke-3 & 4 bagi Lela, 'bloggirl' yang baru 4 bulan jalan merambah blantika dunia maya, hingga masuk 'perangkap' aliran "narsisticisme" dengan jamaah yang bikin orang berfikir miror. Bayangkan aja, kalkulasi orang awam memastikan cuma 1 (satu) jawaban dari hasil penambahan 3+1=4. Di komunitas ini hasilnya tidak mesti sama dengan 4 (empat), 3+1=0 bahkan bisa pula 3-1=7! [?]
Huh, ko' bisa begitu? Pengen dinormalisir pikirannya biar rasional di kalangan orang-orang genius, Anda harus balik lagi ke sini dalam interval waktu 48 jam ke depan.

Walau masuk aliran 'sesat' ini, Lela tetep bangga dan sangat berterima kasih atas penghargaan yang telah diberikan oleh salah satu sahabat Tipspack, Nono: http://nono-zone.tk, yang kemudian “Tipspack” (http://tipspack.blogspot.com) 'lemparkan' lagi ke 2 orang diantaranya ada Lela, katanya,
"Dan AWARD ini akan saya berikan kepada:"

  1. http://lailatul-budur.blogspot.com
  2. http://www.putrien.co.cc

~~End Copy~~


Ck-ck-ck.., kalo dipikir-pikir, Lela kali ini mungkin dikerjain. Coba bayangin, belum genap sebulan udah di'pe-er' suruh nyomot award lagi, 2 sekaligus! Coba tengok di "Award Dari-Untuk SiApa". Deretan koleksi award Lela paling banyak dari Mas Eko "Tipspack".

Emm.., kasak-kusuk yang beredar di komunitas orang-orang jenius (Indonesianic genius), santer menyatakan bahwa master Eko aslinya diwangsit untuk melukis Lela. Tapi apes.., dalam ritual melukis (yang kabarnya dilakukan sambil merem itu) jari-jari tangan master Eko digerakkan oleh putri kahyangan yang cemburu 'ma Lela. Jadinya.., lukisan sketsa Lela jadi berubah kayak cewe' peri kahyangan di atas tuh..

*** * ***

Ck-ck-ck.., benar-benar theory The Master Blog. Lela sampe ngrasa perlu mengulas sedikit dan menginterpretasikan seperlunya teori ini. Sebab, Lela ga’ yakin orang-orang pada mafhum maxudnya. Lela pikir, Master Eko ngasih sederetan award tidaklah ngawur. Lela yakin setidaknya karena Lela dianggap yang paling cerdas n ngerti di antara sekian banyak jamaah narsitisisme (narsisisme).

Coba kita normalisir pikiran yang tadinya hang kena pengaruh ritual. Kita itung-itungan tingkat paling dasar, 3+1=4 tidak terlalu salah. Persoalannya, kalo 3 ekor ayam ditambah 1 ekor musang kelaparan hasil akhirnya adalah 1, itu pasti, karena ayam habis dilahap. Na, mulai agak rasional ya..? Mari kita tingkatkan kecerdasan. 3 kapal perang Indonesia dihadapkan dengan 1 Mustang Malaysia hasilnya nol. Semuanya hancur! 3 kapal perang tua tak mampu melumpuhkan alat tempur yang lebih muda dan lebih kechil tapi lebih modern. Makanya, Malaysia suka menjajaki kemampuan tempur Indonesia dengan bikin ulah di beberapa wilayah perbatasan. Malaysia tak perlu Manohara sebagai agen ganda buat ngorek informasi ketangguhan pertahanan Indonesia. Dari jumlah anggaran yang dialokasikan untuk angkatan perang saja Malaysia udah menyimpulkan bahwa 1 RI+33 provinsi=LEMAH(?). Loh kan, malah bukan angka 34 yang munchul[?]


Mari kita naek ke advance. 1 orang culas yang dipercaya pegang rahasia naskah soal pracetak unas plus 1 orang guru dari aliran narsisisme hasilnya= 19 SLTA di sejumlah daerah di Indonesia harus mengulang unas. 1+1=19! Gitu lah kelakuan orang kurang cerdas! Pengen tahu ciri khas orang kurang jenius? Coba.., coba tunjuk bulan di depan hidungnya. Orang cerdas akan mendongak ke atas mencermati bulan, orang ga’ cerdas mendelikin jari yang menunjuk untuk dipatahkan!

Ne ilustrasinya.., guru yang cerdas akan memperbaiki mutu, metode dsm (dan segala macem) agar siswa berhasil lulus, orang ga’ cerdas akan sebar kunci jawaban soal agar siswa selamat=LULUS! Yang biadab ialah para calonya! Dan yang mengenaskan.., siswa udah ngerti kunci jawaban salah tetep pilih jawaban sesuai kunci jawaban di hp-nya. Ampyun… ck-ck-ck! Ritual macam apa yang dilakoni, sampe-sampe ga’ percaya 'ma otak sendiri?!

Di TOEFL (Test of English as a Foreign Language), escape tak selalu mengabaikan, bisa jadi menangkap. Jadi, ketika para blogger berbondong-bondong rame-rame bikin posting Manohara (hingga jadi iklan gratis buat mempercepat trafik kesohorannya, sedihnya mirip-mirip saja semuanya!), hanya sedikit orang punya pandangan beda. Kalau mayoritas menilainya cantik bagai bulan, ga’ terlalu salah sich. Tapi Manohara dijadikan bulan-bulanan oleh orang cerdas dan kuat buat ‘membidik’ Dubes RI di Malaysia, itu namanya naïf! Kebangsaan tak selalu melahirkan nasionalisme sejati!


Coba tengok, James T. Riady, 1 juta dolar AS mengucur buat apa? Sebaliknya Sigit Haryo Wibisono? Hem.., Indonesiaku sungguh negeri kaya yang miskin nasionalisme! Siapa menyangkal 27-1=33? Lela kasih jawaban, 27 Provinsi dikurangi 1 Timtim hasilnya sekarang sama dengan 33 dan masih bisa lebih!
*** * ***

Believe it or not, it's question..

Ilmu ibarat cahaya, pemilik ilmu laksana pelita (wow..). Maka ‘gitulah, terilhami artikel-artikel Pak Dosen, Lela jadi lebih ‘smart’ (ato malah jadi lebih kesurupan[?]). Padahal Lela baru comot 2 aja; “Tuhan Sembunyi di Balik Kun Fayakun” dan satunya “Bird a View of Filsafat Ilmu”. Kayak dapet transfer kekayaan intelektualnya 'gitu.

Tau’ dech.., semua pada plin-plan. Yang kesurupan nyebut “narsisticisme”, KBBI nyebut “narsisme” and Wikipedia nyebut judul “Narsisisme” tapi juga ga’ ng-revisi “narsisme”. Masih mending ketimbang Uncle Blogger, semua ‘rakyatnya’ dianggep anak baptis Pak “Said”. “Biarin, gitu aja ko’ repot. ”

Na.., ini nich, walau “Gitu aja ko’ repot’ dah populer di seantero bumi NU dan 9 planet, tapi toh tetep aja Gus Dur kerepotan n gusar setengah mati ketika salah seorang anggota keluarganya kepikat "kembang narcis-cinta". Bayangin, sebagai ikon tasamuh (toleran), Beliau dibikin kerepotan bagaimana mutusin jalinan cinta YN vs SG. Beliau nganggep itu bahaya, b’coz.. SG tuh, dalam pandangan Gus Dur, adalah salah seorang agen Amrik. Na.., demi keselamatan putri kita bersama (pkb), Gus Dur ga’ terima argument YN,
“..bahwa cinta adalah hak segala bangsa, setiap insan berhak bahagia, oleh karenanya pemutusan cinta secara paksa adalah menodai hakikat KEMERDEKAAN!”

Tentang ‘gitu aja ko’ kerepotan’ ini, Lela nguping dari seorang tamu luar daerah yang ke rumah (Abah) Lela. Bukan wahyu dari dunia gaib dengan aura mistis yang absurd! Lela heran, ko’ bisa gitu YN si anak kampus kala itu. Padahal Kampus Adalah Pusat Kebudayaan. Pake logika dikit-dikit kek, bahwa seganas-ganas macan ga’ mungkin lah memangsa gogor sendiri! Maunya Gus Dur nylametin anak bangsa malah ‘didemocrazy’ takut kalah saingan ma SG, huh!

Rekaman peritiwa yang dialami Gus Dur itu, bagi Lela esensinya mirip Antara Kelakar dan Berakar. Kurang lebih sama luchunya dengan puisi suci Tuhan Kesepian yang kemudian diulas dosen Lela dalam artikel Tuhan Sembunyi di Balik Teks. Sebuah terapi alternative untuk menormalisir orang kesurupan agar kembali sebagai insan kamil (insan cendekia).
*** * ***

This is the easy way and the fastest way to:
- Make your Authority Technorati explode.
- Increase your Google Page Rank.
- Get more traffic to your blog.
- Makes more new friends.

The rules is very simple as follows :
- Start copy from “Begin Copy” until “End Copy” to your blog.
- Put your own blog name and link.
- Tag your friends as much as you can.

Below is the list of my favourite blogs I gave this award because I find their content interesting:


  1. http://masihdicari.blogspot.com
  2. http://masihdicari.blogspot.com
  3. http://masihdicari.blogspot.com
  4. http://masihdicari.blogspot.com
  5. http://masihdicari.blogspot.com
  6. http://masihdicari.blogspot.com
  7. http://masihdicari.blogspot.com
  8. http://masihdicari.blogspot.com
  9. http://masihdicari.blogspot.com
  10. http://masihdicari.blogspot.com


Please also feel free to grab this Award and pass it to anyone even if they've already received it.

Thanks,

Nur Layla Hasan
(Your name)

Naik ke puncak

ATURANNYA:

  • Anda harus copy award tersebut dari tanda: ~~Begin Copy~~ sampai ~~End Copy~~ dan lakukan sama seperti apa yang telah saya buat.
  • Anda harus percaya pada aliran "narsisticisme" yang saya anut.
  • Anda harus yakin bahwa Enstein pun tidak bisa menemukan teori ini:

Dan aturanya adalah:
  • Anda harus membuat comment di artikel ini.
  • Anda harus memasang link blog pemberi AWARD di blog anda.
  • Anda Harus Percaya pada aliran "narsisticisme" yang saya anut.
  • Anda harus yakin bahwa Enstein pun tidak bisa menemukan teori ini:


Anda harus membagikanya kepada sahabat Anda. (Kata Tipspack, "Anda ga' boleh egois, Sob. Dengan egois Anda tidak bisa disebut sebagai orang yang genius").


Print this post

Sincerely,
Padhang Bulan
Layla Signature
Learn more »