Libur Panjang Enaknya..


Akhirnya.., ganti juga suasana. Libur panjang tiba. Mulai kemaren anak-anak pondok diliburin 2 minggu. Praktis di belakang cuma tinggal tak lebih dari 10 orang yang musti piket. Saatnya Lela bercengkrama sepuas hati, melepas segala penat ngrumat putri orang dengan segala tipikalnya. Kini Lela ganti curahkan kasih sayang buat ‘putra-putri’ kelinci piaraan Lela.

8 Juni lalu, kelinci Lela beranak 5, mati satu tinggal empat. Kala itu Lela sempat agak kurang selera makan abis ngliat anak-anak kelinci précis cindil. Plontos kemerahan. Seminggu kemudian mulai tumbuh bulu-bulunya. Seminggu berikutnya mulai tampak jelas sebagai anak-anak kelinci. Ga’ mirip cindil atau tikus lagi. Dan.., kini di usianya 18 hari, lucunya bukan maen. Macem-macem tingkahnya.


Tengok saja foto-foto jepretan Lela di bawah. Walau asal jepret tanpa ilmu fotografi, tetep aja Lela koleksi. Apalagi ne jenis kelinci unggulan. Besar dan bobotnya bisa setara anak kambing. (Dialognya baca dari paling bawah, biar nyambung).

Kata yang ngasih, harganya mahal. Jualnya mudah, restoran sampe-kekurangan. Tapi Lela ga’ mau jual kalo buat disate. Mending dipiara sampe tua. Kasihan, Lela ga’ tega binatang selucu itu mesti disembelih! Lagian, guru Lela nglarang membunuh binatang, walaupun galak dan berbahaya! Kita mesti nyebarin kasih sayang pada seluruh penghuni jagat raya. Katanya biar disayang Tuhan.

Abis dari kandang kelinci, Lela diajak anjangsana ke family di Pagak, safari keluarga. Sepanjang jalan, beberapa kali Lela jumpai bangkai tikus dan ular terlindas. Belum seberapa jauh mobil melewati pasar Kepanjen, ada kerumunan orang di pinggir jalan raya. Mobil kami menepi dan berhenti. Kirain ada kecelakaan apa, ternyatata orang nabrak kuching! Si pengendara motor serta-merta turun dan merawat si kuching yang tewas! Bahkan, ga’ segan-segan sampe nglepas bajunya buat kafan si kuching.

“Kalau nabrak orang paling-paling dia ngacir!” kata sopir sambil bersiap nerusin perjalanan. Lela tanya kenapa begitu. “Dia takut kuwalat, motornya jadi sial melulu”, jawabnya. Aneh, nabrak kucing takut kuwalat, apa nabrak orang ga’ lebih gede ‘walat’nya?! Batin Lela.

Liburan yang menyenagkan. Makan siang di bawah rindangnya pohon-pohon jati. Ketemu karib-kerabat. Bisa mandi di sumber. Wah.., segernya bukan maen!
*** * ***

Belum asar kami sudah tiba kembali di rumah. Agak capek, tapi Lela ga’ pernah dibolehin tidur siang. Kata Ummi biar ga’ gembul kayak waktu MTs/MA. Lela jadi tampak bongsor dan ‘berbobot’. Lela mikir-mikir besok mau ngapain enaknya. Coba liat-liat gudang. Na.., ketemu ne acara buat besok. 2 lukisan Lela tahun lalu masih tersandar di antara rak-rak kayu, belum dibingkai dengan bagus. Lela bersihkan pake sikat. Lela ambil kamera yang tadi buat foto-foto bersama keluarga. Dapet dech bahan posting buat dipamerin. Siapa tahu ada yang tertarik. Jadi, besok seharian, acaranya belajar melukis lagi..
*** * ***

Lukisan tanpa busana supermodel Kate Moss yang sedang hamil rupanya menjadi incaran para kolektor. Seorang penawar gelap berhasil mendapatkan lukisan unik tersebut seharga US$ 7,29 juta.

Beberapa tahun lalu, pelukis kondang Lucian Freud meminang Kate Moss untuk menjadi model karya seninya. Moss yang mengenal karya-karya Freud langsung setuju untuk dilukis bugil dalam keadaan hamil besar.

Setelah lukisan tersebut rampung, Freud yang juga keturunan ahli psikologi terkenal Sigmun Freud memutuskan untuk melelangnya. Di balai lelang Christie Inggris, lukisan kontemporer itu akhirnya sanggup menembus angka 3,5 juta pound atau sekitar 67 milyar rupiah oleh seorang penawar lewat telepon.

Sedikit kilas balik lukisan seukuran badan itu dibuat ketika Moss sedang mengandung anaknya, Lila Grace yang kini telah berusia 5 tahun. Proses pembuatannya berlangsung cukup lama, yaitu hampir satu tahun. Proses yang panjang tersebut diakui Moss tak sia-sia karena sudah lama ia ingin dilukis oleh seniman berusia 87 tahun itu.

Moss sendiri tadinya diperkirakan menjadi pembeli potensial lukisan ini. Namun baik Moss maupun sang kekasih Peter Doherty akhirnya harus merelakan lukisan berharga tersebut pada penawar anonim yang lebih tinggi. (Blog Tujuh Bintang)
-------
Dalam pandangan Lela, makna universil karya Lucian di atas adalah "komersil". Bukan karena dilelang demi uang. Tapi lebih karena goresan-goresan tangan dan catnya yang tampak 'mati' (hampa ekspresi).
Klik gambar, perjelas tampilan

*** * ***

Art of Art


Kata orang, karya seni hanya bisa dibaca, dinikmati dan digali makna secara "nyaris" utuh oleh orang seni juga. Artinya, yang tidak memiliki jiwa seni yang cukup, tentu kurang kapabel dalam memahami sebuah karya seni yang universal.

Coba kita tengok-tengok beberapa foto-repro lukisan para maestro di bawah ini. Itung-itung, belajar memperhalus perasaan. Ini Lela pilihkan dari sejumlah lukisan "Perjamuan Terakhir", dari yang paling mirip aslinya hingga yang permak total!











(Bersambung ke "Makna Lukisan" sembari nunggu komentar kritis sahabat-sahabat blogger tentang lukisan Lela..)

"Ayah 'nelek' dulu ya.."


"Ah, kayaknya ayah kebelet anak-anak.."


"Krokot baik buat fitalitas.."


"Kalo ga' doyan sayur, kulit jadi genjur.."


"Ayah juga keren, dengan telinga menjuntai sebelah banyak yang naksir.. Kalo ga' percaya, foto ayah dipake logo Playboy.."


"Tubuh ayah jangkung nyampe atap tuh.."


"Gigi ayah kuat dan tajam.."


"Lihat, ayah kuat ngreketi bilah-bilah bambu.."


"Kasihan yang buang kotoran tiap pagi-sore.."


"Biar diserap tubuh jadi sehat.."


"Kayak ayah gini, kunyah sampe lembut.."


"Kalo makan jangan ngomong mulu.."


"Biar ayah makan kubisnya.."


"Nah, gini.. makan berjamaah tuh penuh berkah.."


"Makanya, ngumpul sini, depan mama"


"Mama, pantatnya bau.."


"Enakan yang ini, junggul sama krokot.."


"Enak kan..?"


"Kalau mau ngabisin kubis ya ga' pa-pa.."


"Ni namanya teki, coba rasain.."


"Ah, enakan susu paff sama polar tadi pagi. Tapi dah habis.."


"Pengen nyicipin ya..?"


"Biar mama makan sendiri, coba makan tuh kubis.."


"Ogah ah.., kichut.. hi!"


"Ne apel, rejeki sisa Neng Lela.."


"Kubis layu lumayan juga.."


"Ya, biar mama yang makan ne kubis.."


"Yuk cobain yang ini, ne krokot.."


"Ga' jadi ah, mending makan rumput ijo-ijo, seger.."


"Pengen turun, berani ga' ya lompat.."


"Hayo, anak-anak. Saatnya belajar makan.."


"Jangan netek ke aku donk, geli. Tuh, mama di belakang."


"Enaknya bobo'.. ndusel di musim dingin."


"Eh.., jangan sampe jatoh ya.. Terlalu minggir sih bobo'nya."


Print this post

Sincerely,
Padhang Bulan
Layla Signature

9 komentar:

fia al Kurosawa mengatakan...

Kelinci yang Lucu...sayang dijadiin maskot yang ngga'- ngga' enak dong bisa jalan-jalan ke sanak famili satu rutinitas yang jarang fia lakukan...btw mba' Lela suka puisi...?? aq barusan bikin mba' tapi jelek ngga apa-2 yang penting PD berani nampilin dihadapan semua blogger..hi hi..jumpa lagi mba' Lela

Seti@wan Dirgant@Ra mengatakan...

Dua lukisan yang diatas,.... bagus yah la.
Karya foto untuk kelincinya juga.... mau dong dikirimin anak kelinci.

Tipspack mengatakan...

Ckckck...
Bukan cuma jago nulis toh, ternyata jago ngelukis juga... weleh, weleh....
Yak, bukan sampai disitu saja...
Sampai bahasa kelincipun Lela bisa... ckckck...
Trus yang ga bisa apaan dong???

"Iiiihhh... Kelincinya lucu banget... ^_^
Aku mauuu... lucu, gemez... ^_^ "

Nur Layla mengatakan...

Bahasa kelincinya belajar dari buku kuno di bawah "Tahta Sulayman". Beliau kan faham segala bahasa binatang.

Yang Lela ga' bisa adalah jadi nabi kayak Lia Aminudin. Nabi kan musti cowo' ga' boleh cewe'.

Em.., ga' bisa apa lagi ya..? Mungkin ga' bisa dicintai. Lela kan pegang filsafat kejam! Yang kelinci nie kebetulan yang lembut..

andie mengatakan...

wokeh dah.
btw, komik tuh ya sob???
waduh
banyak yah???

kalo masalah award ngasih gpp juga sob.
biar genap awardku sejuta miliar,!!!!!
UUOOOHHH!!!

keep blogging!!!!!
mejikuhibiniu!!!!!

asww....
hai adikku yg cantik...n pintar
semoga terus maju ...bangun kampung halaman...spy Indonesia cepat sejahtera...Amin
makasih ya komentarnya...
salam kenal ......
Ir.Yan...yanp124@gmail.com

andie mengatakan...

blogcikiciki sob!!!! ada yang baru di blogku!!! koment yah!!!! UUUOOOOOHHH!!!! :D:D:D

sekalian numpang sepam.
:D

ahmad mengatakan...

wah kok manusia sama dg kelinci ya..
sama2 bugil. aneh.. aneh..

investasi mengatakan...

bagus2 ya lukisannya, berapa2 harganya ?